Wednesday, October 23, 2013

Superior Inferior

sosial media seharusnya....
sebagai media hiburan dan saling bersilaturrahim
sebagai media menyampaikan pendapat pribadi yang tidak tersalurkan secara langsung
sebagai media senda gurau canda ria sesama member

tapi kini bisa jadi sosial media telah berubah makna
ada yang digunakan sbg media penipuan member lain utamana lawan jenis
ada juga yang menggunakan untuk mencari kesalahan member lain
atau digunakan untuk maksud2 kejahatan yang g lain

maka tidak salah ada satu ponpes yang mengharamkan santrinya punya FB
bahkan ada beberapa orang yang sudah terjerat hukum karena pihak lain tidak suka
"perbuatan tidak menyenangkan" kadang jadi kata kuncinya

kerjasama antar instansi bisa jadi hancur berantkan hanya karena FB
semoga hal seperti ini tidak terjadi.....
menyampaikan fakta bisa disalahkan oleh pihak yang Superior
yang Inferior mana bisa membela diri...... pasrah


Gembongan, 11-okt-2013

Wednesday, October 02, 2013

Taksin : Evaluasi ke2









Hasil Evaluasi ke2 peserta terbaik TAKSIN Cabang MTA Klaten Utara.... 01-Okt-2013
sejak dari kecil sudah belajar baca Al Qur'an dan selama ini SUNGGUH telah merasa BENAR
subhanallah.... setelah mengikuti TAKSIN sungguh bacaan kita yang dulu itu lebih banyak salahnya ternyata.

inilah salah satu keunikan ISLAM : belajarlah dari sejak ayunan sampai ketepi Liang Lahat.....

Wednesday, August 28, 2013

Dimensi dan Prespektif

Antara dimensi dan prepektif islam

Dalam perjalanan seorang manusia bisa menemukan berbagai pengalaman empiric maupun trasedental. Insprirasi bisa timbul dimana saja dan tak terkecuali dalam perjalan mudik Lebaran 2013 ini ….
Dialog2 moral dan tradisi kejawaaan disekitar menimbulakn berbagai pertanyaan
Islam sering kali hanya dilihat dari satu deminsi, padahal selayaknya bisa dan harus dilihat dari banyak sisi ( dimensi ). Ibarat berlian tentu tidak akan tampak indahnya kalau hanya dilihat dari satu sisi, dianya akan terlihat indah dan mengeluarkan cahaya ketika dilihat dengan berbagai sisi dan dengan berbgai cahaya.

Dimensi Moral : islam telah menancapkan pengaruh yang membahana Rahmatan lil alamin tak bisa terbantahkan. Bahkan hukum Qisas yang banyak ditentang kaum HAM sebenarnya lebih adil jika dilihat dari berbagai dimensi itu tadi… jelas tidak ada bandingannya.

Diminsi Pluralitas : islam lahir dari keberagaman bahkan saat ini didalam islam itu sendiri ada banyak ragam paham, islam tidak mempermasalahkan sepanjang masih dalam koridor Al Quran – Sunnah…. Apapun bentuknya dan tidak terjerumus kejurang Firqoh yang dilarang itu.

Dimensi Ekonomi : dari awal lahirna islam telah mengemparkan jagat raya dengan system syariahnya yang mendudukan peristiwa ekonomi persaudagaran yang menuntun pada keputusan yang win-win solution tidak boleh ada yang terdholimi dan teraninaya..

Dimensi politik : nah … bagian ini yang belakangan ini sepertinya ada upaya dari pihak yang tidak suka, untuk mengkebiri fungsi dan pengaruhnya. Lihatlah sekarang ini bahkan sejak kemerdekaan republik ini belum pernah ada partai islam yang benar-benar menang dan menegakan syariah ( seperti Masyumi dulu ) akibatnya partai islam hanya jadi “bancakan” kepentingan sesaat

Dimensi Tradisi : justru disinilah letak kelemahan dan sekaligus kekuatan islam. Disebut kelemahan jika kita berkiprah dibidang dakwah, tradisi sepertinya lebih dipegang teguh daripada akidah islamyahnya. Pertarungan Sunnah dan Bid’ah sepertinya pertarungan antara tradisi dan budaya keislaman yang berakidah itu tadi

Dimensi Dakwah : melitansi ummat islam telah teruji selama hampin 15 abad ini dan dakwah ini yang menjadikan ruh islam. Sayangnya ruh dakwah ini tampak membara ketika ummat islam dalam lingkungan minoritas…. Tapi akan berbalik arah ketika mayoritas sering kali ummat islah tidak solid menghadapi tantangan dari luar islam. Yang masih terngiang dibenak kita bagaimana ummat ini tak berdaya menghadapi gempuran kaum Sekular ketika UU Anti Pornografi digulirkan, ummat ini terbelah sendiri antara yang pro dan kontra, akibatnya UU APP itu menjadi mubadzir antara ada dan tiada….

Kemudian bagaimana dengan prespektif islam ?
Prespektif semestinya dilihat dari arah yang berlawanan dari cara pandang Dimensi. Jika Dimensi dilihat sebagai kesatuan yang utuh dari bagian islam itu sendiri, kembali ibarat berlian makan Dimensi adalah materi berlianya itu sendiri. Seddangkan cara padang ( Prespektif ) selayaknya kita padang islam dari sebelah sisi lain yang islam sejajar dengan agama-agama lain yang ada disekeliling kita. Obyek berlian itu bisa kita bolak balik, diputar-putar diamati dari berbagai sisi begitupula dengan berlian ( batu2) yang lain, adakah dibatu2 itu nilai setara berlian ?? Begitukah…… hanya akidah yang kuatlah yang bisa menikmati lezatnya iman… kayaknya

Tanahwulan, Agust-2013 (hk)








halal bihalal 2013











Saturday, August 03, 2013

sebuaH kepusaN yang maniS












menunggu sebuah keputusan memang sering menjengkelkan....

perjuangan aku dan teman2 seperjuangan memperjuangkan sebuah angka yang bernama Fee sungguh mencemaskan dan menggetarkan jiwa
berangkat dari sebuah Koperasi Karyawan kemudian harus berubah menjadi PT karena dipaksa oleh UU yang yang sama sekali tidak memihak hak-hak rakyat kecil dinegeri kita ini ( Permenakertras No.19 th 2012) bahwa Koperasi tidak boleh lagi menjadi Penyedia Tenaga Kerja ( Out sourcing ).

rapat negoisiasi berulang-ulang hingga 4 hari 4 malam harus konsentrasi membuat presentasi dan konsultasi dengan berbagai pihak sungguh menyuran tenaga dan pikiran.
unfurnately sang boss sulit sekali menerima masukan dari bawah, mereka amat superior dan selalu menekan kami yang seharusnya menjadi partner kerjanya.

Jum'at 2-agustus-2013 menjadi catatan sejarah koperasi lingkungan kami dengan strategi menolak veta compli perusahaan akhirnya berhasil melunakan argumentasi para boss itu....
dengan gemilang prosentasi Fee bisa dinaikan, walau tidak signifikan tapi momentum perjuangan kaum duafa ini telah dipancangkan.

perjuangan ini juga telah menyita waktu2 kami di 10 hari terakhir bulan romadhon yang seharusnya konsentrasi iktikaf di masjid....
semoga ini semua menjadi bagian iktikaf yang lain.....

Gembongan, awal Agust-2013

Wednesday, July 31, 2013

untuK siapa ?

ya Allah .....
ini semua untuk siapa
kadang sampai larut malam bergelut dengan angka,,,, sendirian
memeras tenaga, menimba penalaran

ya Allah....
sering hamba tidak mengerti, mengapa tiba2 muncul sebuah ide
kadang seperti kaca bening, terang putih merona... jelas cetho welo2
tapi kadang pula putih kusam samar2 tak begitu ketoro
inilah nasibku rupanya.....

berhdapan dengan orang2 penting itu jelas merepotkan
kadang kami dilecehkan, direndahkan dan sering maunya selalu dikalahkan
apalah kami ya Allah
hanya Engkaulah yang tahu mengapa kami betah disini
bahkan hamba sendiri tidak tahu mengapa hamba ini mau bersusah-susah disini

padahal posisi ini sungguh amat tidak menguntungkan apa2
dari atas dihadapan bos-bos besar kami selalu dapatkan tekanan
dari samping teman2ku tidak banyak dan lebih banyak yang tidak mau peduli
dari bawah mereka tidak mau mengerti, yang mereka tahu hanya dapat uang SHU
bahkan berbicara dengan sopan saja kadang mereka tidak bisa....
cibiran cercaan tepuk tangan cemohan pasti saya hadapi tiap tahun ya Allah

tapi mengapa kadang kami masih berbangga hati tersenyum dalam kenistaan
mungkin sekali lagi mungkin karena ada sebuah nilai yang kami perjuangkan
harkat dan martabat orang kecil dibawah "agar-agar" sepatu lars management
benarkah...... ?
wallahu aklam bisawab

Gembongan, akhir July-2013


Wednesday, July 10, 2013

Operasiku setahun lalu

Awal romadhon 1433H (4-Agt-2012) dimulai dengan periksa bolak balik ke RSI dan terakhir saya putuskan untuk opname.

satuhal yang patut disyukuri waktu itu adalah keberadaan kartu Jamsostek yg masih aktif walau sudah 10th lebih saya pensiun dari PT BAT Indonesia, tidak lain karena teman2 terus memberi kepercayaan menjadi pengurus Kopkar.

maka keputusan untuk menggunakan Jamsostek menjadi satu faktor menambah keberanian saya untuk segera operasi. masuk RSUP sbagai rujukan tak apalah, ternyata disini di ICU saya dirawat oleh seorang perawat PKL seorang gadis dari Bali dan sungguh luar biasa saya menyadari betapa mulianya tugas seoa rang perawat.

semalam di ICU sebuah pelajaran yang kayaknya diberikan Allah untuk saya simak yaitu, bahwa setiap orang mengaduh mengerang (sambat) menurut kebiasaannya masing2 selama dalam kehidupan kesehariaanya.

ada yang "aduh biyung"
ada yang "aduhhhhhh " setengah menjerit
ada juga yang misuh2 menyebut2 nama yg ada di kebun binatang.....
ada juga yang menyebut nama tuhannya masing2......
ada pula yang uro2 kidungan tidak jelas tanpa menyebut nama tuhan sedikitpun

operasi dimulai jam 9 pagi dan kesadaran penuh saya rasakan di jam 17
kemudian setelah kesakitan yang menyiksa semalaman itu tidak bisa tidur, menjadikan hati ini selalu dekat dg Tuhan dan seolah ajal sudah mendekat..... bukan main

kemudian ketika Tuhan memberikan kesembuhan, tiada yang lebih pantas diucapkan
Fabiaayai alaiRabbikuma tukaddziban..... (QS Arrahman )